Masjid Biaya Rp700 Juta & Sekolah Peternakan Biaya Rp5 Miliar Dibangun di Stabat Baru

Syah Afandin & Prof H Hata (kaca mata) bersama letakan batu pertama pembangunan Masjid Halimah Abdul Hamid. (Apri)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id[dibaca: eksil nius] – Plt Bupati Langkat Syah Afandin meletakan batu pertama pembangunan Masjid Halimah Abdul Hamid, di Jl Perniagaan Lingkungan VI Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Langkat, Rabu (22/2/2023). Giat ini dirangkaikan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Syah Afandin mengucapkan terimakasih kepada Prof M Hata selaku Ketua Baznas Sumut, yang mendukung pembangunan masjid ini dengan menginfakkan tanah. Ini merupakan dukungan kepada Pemkab Langkat untuk mewujudkan visi misi, Langkat religius.

“Saya kenal dengan abang saya ini Prof M Hata, sudah 35 tahun beliau meninggalkan Langkat, kini kembali memberikan contoh tauladan,” sebutnya.

Ondim sapaan akrabnya, berharap di Langkat banyak orang seperti Prof Hata untuk membangun dan memakmurkan masjid agar Langkat mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga  Anggarkan Rp547 Miliar, Bandara Mentawai Baru Selesai di 2022

“Kepada masyarakat saya harapkan untuk selalu meramaikan masjid, melakukan ibadah sholat lima waktu berjamaah,” harapnya. Sembari meminta masyarakat mendoakannya untuk selalu menjadi pemimpin yang amanah dalam setiap menjalankan tugas yang di emban.

Selanjutnya, Ustad Zunaidi Abdilah selaku ketua panitia, menjelaskan tanah yang di wakafkan merupakan pemberian dari Prof M Hata. Awal rencana pembangunan masjid ukuran 7,5 meter x 11,5 meter, namun ada perubahan menjadi 13,5 meter x 16 meter, perkiraan dana pembangunan sebesar Rp700 juta.

Baca Juga  Pelantikan Al Hidayah, Afandin: Kaum Ibu Mitra Kuat Mewujudkan Pembangunan

Sementara Prof M Hata menyampaikan bahwa tanah yang diwakafkan seluas 15 rantai, di beli tiga bulan yang lalu. Untuk pembangunan masjid seluas 1.000 meter. Lalu tanah selebihnya untuk pembangunan sekolah peternakan, dan sekolah ini juga sudah di setujui oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan akan di kucurkan dana sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan sekolahnya.

“Saya memanggil tokoh agama dan masyarakat untuk menyerahkan wakaf tanah pembangunan masjid di sini. Saya meminta agar nama masjid dibuat namanya Masjid Halimah Abdul Hamid yang diambil dari nama ibu kandung saya, orang paling berjasa di hidup saya,” ucapnya.

Baca Juga  Pembeda Jurnalis & Pemedsos Menurut Ketua SMSI Sumut

“Saya berharap masyarakat sekitar agar kiranya bersama-sama bergotong royong membangun masjid ini, karena saya hanya bisa mewakafkan tanah, namun saya tidak bisa membangunnya,” tambahnya.

Turut dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis dari Baznas Provinsi Sumatera Utara kepada kaum dhuafa yang ada di sekitaran lokasi peletakan batu pertama Masjid Halimah Abdul Hamid.

Sebelumnya dilakukan penyerahan SK Tanah dan penentuan arah kiblat oleh Kemenag Langkat kepada ketua panitia pembangunan.(*)

Reporter: Ajeni Sutiyo
Editor: Fakhrur Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us