Sesi Panas Debat Ondim – Iskandar, Bahas Ekonomi & Penurunan Kemiskinan

Paslon 2, Iskandar Sugito (kiri) dan paslon 1, Syah Afandin (kanan) di debat publik kedua Pilkada Langkat, Senin (11/11/24) di Hotel Arya Duta Medan. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Segmen keempat debat publik kedua Pilkada Langkat. Kedua paslon saling bertanya dan menyangga terkait dengan tema debat.

Debat ini diikuti paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).

Kesempatan pertama untuk bertanya diberikan ke paslon nomor urut 1, waktu bertanya 1 menit.

Berikut rangkuman redaksi yang dianggap penting diketahui publik.

Syah Afandin atau Ondim bertanya;

Kaitan tentang masalah ekonomi, mana strategi anda, bapak-bapak untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, itu satu.

Kedua, bagaimana upaya yang bapak lakukan untuk mempercepat penurunan jumlah penduduk miskin yang ada di Kabupaten Langkat.

Lalu dijawab Iskandar atau Pak Is, berikut jawabannya;

Lapangan pekerjaan, begini, pertama kita punya program KPU – Kartu Pintar Usaha, disitulah kita akan menciptakan wirausaha -wirausaha baru yang kemudian mereka bukan hanya mencari kerja, tetapi mereka akan menciptakan kerja, sehingga akan menyerap tenaga kerja, yang pertama.

Kedua, kita punya program one district one destination artinya setiap kecamatan kita akan bangun tempat pariwisata, tempat pariwisata itu yang akan kita jadikan sebagai cara kita untuk menerima serapan-serapan tenaga kerja.

Sehingga dengan demikian perekonomian masyarakat dapat berputar di sekitar Kabupaten Langkat, tidak lagi dibawa keluar karena salah satu tren hari ini, salah satu dan gemar mengeluarkan banyak uang untuk pariwisata.

Ketiga, kita ingin merevitalisasi pasar-pasar, pajak-pajak kita selama ini sebagai pusat-pusat ekonomi masyarakat sangat tidak tertata, mau itu pasar Stabat, pasar Brandan, pasar Batang Serangan.

Baca Juga  Kades se-Bahorok Silaturahmi, Afandin Tekankan Pentingnya Kerjasama

Sementara itu adalah pusat ekonomi masyarakat, karena itu kalau kita ingin meningkatkan tarap kehidupan masyarakat, maka pasar-pasar ini, sentra-sentra ekonomi ini harus kita tata kembali.

Harus kita kembangkan sehingga dengan demikian kehidupan ekonomi masyarakat bisa lebih baik.

Dilanjutkan sanggahan Ondim, berikut;

Tidak perlu disangka yang disampaikan adinda Iskandar itu bagus. Cuma masalahnya terlalu kecil skupnya.

Kita bicara tentang lapangan pekerjaan. Itu lebih kepada kemampuan pemerintah.

Pemerintah bagaimana hadir di tengah-tengah masyarakat, kalau kami sudah buat program-program. Hari ini kita buat perjanjian, ada komitmen kepada perusahaan swasta di kemimpinan saya dua tahun yang lewat.

Kita ciptakan lapangan kerja salah satunya, kawasan industri Langkat, itu sudah disetujui tinggal bagaimana birokrasinya. Itu terkait tentang lapangan kerja.

Jadi tidak membanta apa yang disampaikan oleh adinda, tapi saya pikir ini bicara tentang kepentingan hampir 1 juta penduduk lebih loh.

Bukan hanya bisa sesederhana itu. Jadi peningkatan lapangan kerja, penurunan jumlah kemiskinan, ini dua hal yang relevansinya sangat erat.

Baca Juga  Peran Bawaslu Penting Meyukseskan Pilkada Serentak

Nah, apa peran pemerintah di situ? Ada CSR yang mungkin digunakan untuk hal – hal lainnya. Ini bisa, CSR-nya bisa menciptakan lapangan kerja.

Kalau kita berikan itu untuk permodalan bagi ibu-ibu, untuk bikin kerupuk, untuk kepentingan lain-lain, yang sifatnya UMKM, ini bisa lebih meningkat.

Kemudian tanggapan Pak Is, berikut;

Mengenai itu adalah program-program real yang akan kami laksanakan. Kenapa? Karena memang tadi yang diminta adalah konkretnya, kerja nyatanya.

Nah sekarang, pertanyaannya, apabila yang disampaikan Bapak, adalah tadi memang benar, faktanya kenapa tingkat pengangguran selama 5 tahun terakhir semakin meningkat? Ini kan pertanyaan.

Ini di awal tadi kan kami sudah sampaikan ini. Sementara IPM kita menurun. Kemudian apa? Tingkat perekonomian masyarakat, pendapatan masyarakat juga menurun.

Jadi ini adalah satu hal yang saya pikir tidak sinkron dengan apa yang disampaikan oleh Bapak tadi, bahwa ada usaha-usaha ke arah sana, tapi faktanya?

Ya kita bicara data, kita bicara statistik, kita bicara angka-angka, dan tidak bicara asumsi. Itu yang disampaikan tadi, asumsi.

Kawasan industri Langkat, kita orang Langkat, di mana kawasan industri Langkat itu ada?

Kalau ada, kapan realisasi? Dan serapan tenaga kerjanya berapa yang sudah diserap? Tidak ada? Itu masih rencana juga dan perlu eksekusi.

Baca Juga  Brida Medan Gelar FKP Survey Kepuasan Masyarakat Terkait Pelayanan Publik

Kita yakin, kita semua punya niat yang sama, punya program yang bagus. Tapi persoalannya adalah bagaimana pemerintah itu berani mengeksekusi di lapangan.

Berani membuat program yang bagus, kemudian mengeksekusi di lapangan dengan juga bagus, sehingga bukan hanya setara program tapi juga kemanfaatannya bisa diterima langsung oleh masyarakat.

PERLU DIKETAHUI

Debat publik kedua Pilkada 2024 selesai digelar KPU Langkat di Hotel Arya Duta Medan, Senin (11/11/2024).

Debat terakhir ini adu gagasan antara paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).

Debat mengusung tema: Peningkatan pelayanan masyarakat dan sinkronisasi pembangunan daerah dan pusat.

Memiliki empat sub tema, yakni pendidikan, kesehatan, birokrasi, dan ekonomi.

Lengkapnya dapat dilihat di chenel youtube GARUDA TV: Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat.

Panelis (penyusunan materi) debat sebanyak enam orang, adalah:

  1. Dr. Edy Ikhsan, SH, MA
  2. Assoc. Prof. Dr. H. Ficki Padli Pardede, MA
  3. Dr. Syarbaini Saleh, S.Sos.,M.Si
  4. Ir. H. Aspan Sofian, MM
  5. Dr. Hisar Siregar, SH, M.Hum
  6. Dr. Faisal Riza, MA

Debat disiarkan langsung Garurda TV, dipandu moderator Qori Hasibuan dan Feby Grace Hutajulu.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us