Sistem Pengkaderan NU Semakin Baik, Suleman Tanjung Bantah Pernyataan Andi Jamaro

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Suleman Tanjung. (Sumber istimewa)
Iklan Pemilu

Menurut Seleman Tanjung, Andi Jamaro Dulung tak pantas menyebutkan hal itu,  apalagi dia adalah seorang  senior di lingkungan NU. Seharusnya dia lebih mendukung program NU agar lebih maju ke depan. Memberikan semangat para nahdliyin bukan malah melemahkan,” tegas pria yang akrab disapa bang Tanjung itu. 

Suleman Tanjung yang juga Sekretaris PWNU Sumbar, menyebutkan, kebijakan PBNU dalam moratorium pengkaderan itu adalah untuk menyempurnakan sistem pengaderan di PBNU dengan menyesuaikan perkembangan zaman 

Baca Juga  PAN Langkat Minta Desa & PT Rapolta Bekerjasama Perbaiki Jalan Desa

“PBNU tentu menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan organisasi dan kualitas kader yang militan profesional dalam hal berhikmah di lingkungan NU dan  di tengah masyarakat,”  terang Suleman.

Perlu diketahui, lanjutnya, mulai kemarin dan beberapa bulan ke depan, khususnya bidang organisasi kaderisasi dan keanggotaan (OKK), PBNU sedang merumuskan model pengkaderan yang pas untuk kebutuhan masyarakat lewat PBNU. 

Baca Juga  Banjir Madina, Edy : Ada Tambang Ilegal & Pembalakan Hutan

“Sangat tidak rasional jika disebut PBNU lemah. Sampai hari ini NU tetap eksis sampai ke bawah,” bebernya.

Suleman Tanjung menengaskan, apa yang menjadi keputusan Ketum PBNU sangatlah tepat dan bijak. Kita juga sangat mendukung sepenuhnya.

Baca Juga  Peringati HUT ke-77 Guru, Afandin: Guru Penentu Peradaban Bangsa

PBNU sudah merampungkan konsep pengkaderan NU secara integratif, berjenjang, dan berkelanjutan. Dalam sistem kaderisasi NU yang baru, pengkaderan akan dilakukan secara berjenjang, yakni tingkat dasar (basic training), menengah (intermediate training), dan lanjutan (advance training). Namun, semua proses pengaderan di lingkungan NU dan badan otonom tetap akan diakui. (*)

  • Koresponden: M Ronny S
  • Editor: Aulia A

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Berita Lainnya

Contact Us