Saksi menyebutkan kalau sang sopir melanggar palang pintu kereta api yang telah turun dan menyalakan sirine.
Saat itu angkot berwarna kuning nomor 123 datang dari arah jalan Sekip menuju ke jalan Gereja menyebrang perlintasan kereta api.

Sementara itu kereta api melaju dari arah Binjai menuju Medan sudah berulangkali membunyikan klakson.
Meski demikian sang sopir tak mengindahkan dan terus menerobos hingga akhirnya bagian belakang sebelah kirinya tertabrak kereta.
Berita ini telah tayang dan dikutip dari Tribunnews.com berjudul “Sopir Angkot 123 yang Tertabrak Kereta Api di Jalan Sekip Disebut Bau Alkohol“.