Gercep Pemkot Tanjungbalai Atasi Dampak Hujan Yang Turun Lebih Dari 24 Jam
Personel DLH bersama BPBD turun ke lapangan untuk mengecek aliran drainase dan memastikan tidak ada sumbatan yang dapat memperparah genangan.
Personel DLH bersama BPBD turun ke lapangan untuk mengecek aliran drainase dan memastikan tidak ada sumbatan yang dapat memperparah genangan.
Termasuk upaya melakukan evakuasi warga yang masih terjebak di beberapa lokasi terus dilakukan semua pihak, termasuk masyarakat sendiri secara mandiri.
Rico Waas juga telah menurunkan seluruh tim untuk turun ke setiap lokasi yang membutuhkan pertolongan.
BMKG, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga penanggulangan bencana telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
“Ketinggian air sampai pinggang orang dewasa. Selain itu, banjir juga disertai arus deras karena Sungai Besitang meluap,” ujar Surbakti, warga Desa Bukit Mas.
Satu jembatan yang menghubungkan Desa Citeko dan Desa Tugu Utara terputus akibat derasnya arus banjir. Hal ini menyebabkan akses transportasi menjadi terganggu.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto menambahkan banjir tidak hanya merendam jalan raya Pantura Kaligawe melainkan di sejumlah titik lainnya seperti di daerah Tlogosari.
Diketahui banjir bandang telah menghanyutkan dua rumah semi permanen milik Joel Haoho dan Ramatio Sitio, serta merusak sekitar 20 makam pribadi dan ternak milik warga.
Guna mengantisipasi maraknya geng motor, Dina berharap agar posko yang digelar didukung hadirnya aparat kepolisian.
Banjir di Kecamatan Tanjung Pura & Hinai sudah terjadi sejak 9 Desember 2022. Banjir di kedua daerah ini sulit surut karena intensitas hujan yang cukup tinggi selama akhir tahun.