Dari situ, Ria membuat pengumuman di grup Facebook IWJ.
Ria mengunggah kuitansi tersebut pada Kamis 18 November 2021 lalu sekitar pukul 07.30 WIB.
“Ketika diunggah di Facebook, dikasih keterangan alamat yang dulu sama ciri-ciri Bu Yeti,” terang dia.
Relawan IWJ berhasil menemukan ibu kandungnya pada pukul 23.00 WIB.
“Besoknya kami langsung dipertemukan,” ujar dia.
Yeti ternyata adalah warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Merasa canggung
Meski merasa bahagia, Ria awalnya canggung dan kaget saat bertemu ibu kandungnya.
“Dalam hati ini ibu saya, saya senang banget. Ibu juga senang,” tutur dia.
Bahkan, Ria juga mempunyai dua adik kandung yang belajar di pesantren.
Namun, Ria tidak bertemu dengan bapak kandungnya karena sudah berpisah.
“Bapak dan ibu pisah, namun karena sudah ada ibu, gampang carinya,” tutur dia.
Begitu juga dengan kakek dan nenek Ria yang sudah meninggal dunia.
Tetap berkomunikasi
Ria mengaku tetap terus menjalin komunikasi dengan ibu kandungnya tersebut meskipun tidak harus tinggal satu rumah.
Sebab Ria harus tinggal di Sidoarjo bersama suaminya sambil bekerja.
Ria juga berterima kasih pada semua relawan yang telah membantu menemukan ibunya.(*/axialnews.id)
Berita ini telah tayang dan dilansir dari Kompas.com berjudul “Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun”.