Total Tiga Korban Bentrok Dua OKP di Langkat, Satu Korban Luka Anggota Polri

Ilustrasi pengamanan bentrok oleh Polri. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/IDN Times)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Total ada tiga orang menjadi korban akibat bentrok dua kubu organisasi kepemudaan (OKP) di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (9/7/2023) malam. Satu tewas dan dual lainnya luka -luka. Satu korban luka ini dikabarkan dari anggota Polri bertugas di Polres Langkat.

Kapolsek Kuala AKP Ilham SSos saat dikonfirmasi awak media melalui seluler, dihari yang sama sekitar pukul 21.37 WIB membenarkan hal tersebut. “Dari informasi korban ada tiga, dua orang dari OKP, satu orang dari anggota Intel Polres bang,” ucap AKP Ilham.

Korban meninggal, terang AKP Ilham, anggota salah satu OKP, kemudian satu orang anggota OKP yang sama mengalami luka-luka. Demikian halnya dengan anggota Polri mengalami luka-luka. “Untuk korban yang terluka dilarikan ke Klinik Indra bang,” pungkasnya.

Disinggung data anggota Polri dan salah satu anggota OKP yang terluka, Kapolsek Kuala berkomentar pihak tengah mengumpulkan data. “Maaf bang, masih ambil data – datanya dan kronologis kejadiannya,” ujarnya.

Baca Juga  Komisi A Minta Honor Operator Keluruhan Ditanggung APBD

AKP Ilham pun menjelaskan awal mula kronologi bentrokan bermula dari event motor cross di Desa Basadi, Kecamatan Kuala, Langkat, Minggu (9/7/2023) yang diadakan salah satu Ormas. Namun sekitar pukul 18.30 WIB, rombongan Ormas tersebut balik kanan (pulang), kemudian dihadang dan dilempari oleh OKP lainnya dan terjadi bentrok.

“Guna mengantisipasi bentrok susulan hingga malam ini, aparat kepolisian dibantu Sat Brimob Polda Sumut masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi bentrokan kedua kubu OKP tersebut,” sebut AKP Ilham.

Baca Juga  Ini 10 Penumpang Angkot 123 Korban Tertabrak Kereta Api

Informasi yang dihimpun, korban meninggal adalah SS, merupakan Ketua PAC Batang Serangan dari salah satu OKP, ia mengembuskan nafas terakhirnya saat dilarikan ke klinik terdekat.

SS mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya, akibat bacokan senjata tajam. Nyawanya tidak lagi terselamatkan, saat rekannya berupaya mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga  Prof Muryanto Amin Ditetapkan Guru Besar USU, Walikota Binjai: Mutu Pendidikan Sumut Berkembang

“Informasinya kena senjata tajam beracun bang. Meninggal saat dibawa ke klinik terdekat. Rencananya mau dibawa ke RS Bhayangkara Medan bang. Infonya satu orang lagi kritis bang,” ungkap narasumber yang meminta namanya tidak dipublis.

Diinformasikan, bentrokan itu berawal dari digelarnya kegiatan motor cross di Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Langkat, Minggu (9/7/2023), yang digelar salah satu Ormas (organisasi masyarakat). Usai kegiatan di sore harinya, rombongan Ormas tersebut dihadang dan dilempari oleh kelompok OKP lainnya.(*)
Editor: Eddy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us