AXIALNEWS.id | Tahukah kamu…? Kapan pertama kali dilakukannya perekrutan ASN PPPK tenaga ahli guru di Kabupaten Langkat.
Ada kabar pantastis loh, total tenaga guru honorer yang telah diangkat saat ini jumlahnya mencapai 2.082 orang.
Suka tidak suka, upaya pensejahteraan pahlawan tanpa jasa ini mesti kita acungkan jempol.
Ya sebagai bentuk apresiasi kepada Kepala Daerah yang memimpin Langkat ketika dilakukannya perekrutan PPPK Guru.
Pasalnya untuk perekrutan PPPK, pemerintah daerah harus meningkatkan PAD dan menggodok secara serius APBD guna pengalokasian gaji.
Sebab gaji PPPK bersumber dari kolaborasi APBD dan APBN.
Jelas ya, tidak dari APBN saja, pemda dituntut untuk ikut berkontribusi menggaji PPPK.

Pertanyaannya, dimasa kepemimpinan siapa mulai dilakukan perekrutan PPPK Guru di Langkat.
Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Langkat perekrutan PPPK Guru dimulai pada tahun 2020.
Di tahun 2020, Langkat dimasa kepemimpinan TERASA.
Yakni Bupati Langkat Terbit Rencana PA dan Wakil Bupati Langkat Syah Afandin (Ondim), priodesasi 2019 – 2024.
Tidak berhenti disitu, perekrutan terus berlanjut hingga Ondim menjabat Plt Bupati Langkat pada 20 Januari 2022.
Berikut paparan 2.082 tenaga guru honorer di Langkat yang telah diangkat jadi PPPK.
Bahkan sebelum masa kepemimpinan Ondim berakhir pada 20 Februari 2024 sebagai Plt Bupati Langkat, kembali menambahkan kuota pengangkatan guru PPPK.
Pihaknya telah berhasil menyusun anggaran dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk mendapatkan kuota penerima PPPK Guru tahun 2024 untuk 1.000 orang guru.

Artinya kesuluruhan kuota yang berhasil diperjuangankan untuk pengangkatan PPPK Guru berjumlah 3.082 orang.
Hebatnya lagi, untuk para guru honorer yang tidak lulus PPPK Langkat 2023 diprioritaskan untuk lulus di tahun 2024 ini.
Jumlah itu belum termasuk ASN PPPK dari tenaga kesehatan, penyuluhan pertanian, dan perkantoran.
Jadi berapa jumlah keseluruhan honorer Pemkab Langkat yang telah diangkat jadi PPPK jika ditotalkan ya?
Ondim pernah menegaskan dirinya akan selalu membela dan berpihak memajukan tenaga pendidik, serta memperjuangkan hak-hak seluruh guru di Langkat.
“Jadi kita tidak pernah berhenti memperjuangkan nasib guru hingga saat ini. Karena kita tahu guru adalah Insan Mulai yang sangat berkontribusi besar dalam kemajuan bangsa ini,” tegas Ondim, Jumat (6/9/2024).(*)
Editor: Riyan