AXIALNEWS.id | Masih ingat kabar viral murid sekolah dasar belajar tanpa kursi dan meja hanya beralas tikar dilantai terjadi di daerah pinggiran Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Ya kabar itu dari SD Negeri 056425 Adin Tengah Kecamatan Salapian yang sempat di datangi tim investigasi Ombudsman perwakilan Sumut pada 15 November 2024.
Berikut fakta diterima dari pengerjaan proyek kontruksi rehabilitasi dua ruang kelas SDN Adin Tengah yang sempat mangkrak, kini dikabarkan telah selesai dikerjakan di minggu terakhir Februari 2025.
Batu bata dinding kelas belum selesai dipasang, apalagi di plaster. Jendela kelas termasuk keramik untuk lantai juga belum terpasang, semuanya terlihat berserakan terletak di teras kelas.
Terparah, atap kelas blong sebab seng belum terpasang, bahkan rangka kayunya juga belum selesai dikerjakan secara keseluruhan.
Tepatnya dua hari setelah Kapolres Langkat mengunjungi SDN Adin Tengah. Namun belum diketahui pasti kedatangan Tipikor fokus melakukan pemeriksaan soal belum selesainya rehabilitasi SDN Adin Tengah atau soal urusan lain.
Disinyalir membahas permasalahan proyek rehabilitasi dua kelas SDN Adin Tengah yang masih mangkrak.
Bahkan tidak ada pengawas lapangan, diketahui dari pantauan pada Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Akhirnya direncanakan pembayaran akan dialihkan ke P-APBD 2025. Teknisnya, saat pengusulan judul pekerjaan sama hanya kode yang berbeda. Hal ini dinilai semrawut, diduga pihak Disdik Langkat menempatkan SDM administrasi yang tidak berkompeten.(*)
Editor: Riyan