“Hingga Triwulan III Tahun 2021 ini (September, red) Ada kenaikan signifikan pada klaim Jaminan Hari Tua akibat pandemi COVID-19, dan ini seperti yang kita ketahui secara nasional ya, ini imbas dari gelombang PHK akibat tutupnya operasional perusahaan,” ungkap Jemi.

“Untuk sektor jasa konstruksi ini juga merupakan sektor yang paling merasakan dampak pandemi, dampaknya pada serapan tenaga kerja, biasanya sektor ini banyak menyerap tenaga kerja musiman” jelas Jemi menambahkan.
Ditanya terkait kepesertaan Aparat Desa dan Tenaga Honorer, Jemi mengakui masih di temukan di lapangan ada beberapa desa yang sampai saat ini masih belum mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Belum semua aparat desa terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sebagai aparat desa tentu juga memiliki resiko dalam pekerjaannya,” sebutnya.
“Kita himbau lah kepada aparat desa untuk segera mengalihkan resiko jaminan sosial ketenagakerjaannya kepada BPJamsostek, jangan di tanggung sendiri resikonya, biar rekan-rekan aparat desa bisa fokus kepada tugasnya sehari-hari,” saran Jemi menambahkan.