Kemudian menuju Pelabuhan Banda Neira, Kupang, selanjutnya tiba di Dermaga Madura, Koarmada II Surabaya sebagai titik akhir.
Hal yang paling haru ialah, kata pemuda tampan itu, disaat melintas Laut Bali yang merupakan titik tenggelam Kapal Selam KRI Nanggala 402 milik TNI AL.
Pada saat Lintang dan Bujur tepat melintas di atas koordinat KRI Nanggala 402, para Laskar, Komandan KRI Dewaruci beserta ABK Kapal turut serta melaksanakan upacara tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa para Pahlawan Kesatria Laut.
“Sebelum kembali ke daerahnya masing-masing pada 2 Juli, kami 37 Laskar Rempah Batch Cendana berkunjung ke Situs Trowulan,” sebut laki-laki yang akrab disapa Pasha itu.

Situs Trowulan sebuah bukti keberadaan peradaban Kerajaan Majapahit di Mojokerto. Selain itu, jug mengunjungi Gapura Bajang Ratu yang dahulu berfungsi sebagai pintu masuk ke Majapahit, Candi Wringinlawang, Candi Tikus, dan Candi Kedaton/Brahu.
Pada malam harinya, kegiatan Muhibah Budaya Jalur Rempah ditutup dengan sajian makan malam dengan disuguhi atraksi seni budaya bertema “Spirit of Majapahit”.(*)
Reporter: M Ronny S
Editor: AN Yusuf