AXIALNEWS.id | Pemadam Kebakaran (damkar) Pemkab Langkat telah dipimpin Dameka Putra Singarimbun sejak dua tahun lalu.
Tepatnya setelah Dameka dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Langkat pada Jumat 17 Februari 2023 lalu.
Dibawah kepemimpinan mantan Camat Bahorok itu, hingga kini jumlah alat pelindung diri (APD) untuk tim damkar Pemkab Langkat dinilai kekurangan, menyebabkan kekecewaan di internal tim damkar.
Kekecewaan petugas menjadi buah bibir dan keluhan yang santer bak api dalam sekam tinggal menunggu kemarahannya memuncak dan terbakar.
Pasalnya APD merupakan SOP yang wajib dimiliki tim damkar sebagai atribut keselamatan jiwa saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran.
APD juga bagian dari upaya K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) serta piranti/pelindung dasar untuk petugas pemadam kebakaran.
“Kami tidak perlu diapresiasi usai bertugas, cukup diberikan APD lengkap. Kami juga ingin selamat dalam bertugas. Kami juga punya keluarga yang selalu menantikan kepulangan kami dengan selamat,” cetus kesal salah satu petugas damkar Pemkab Langkat, Senin (7/4/2025).
Dari informasi diperoleh, bukan saja tidak pernah memiliki masker pernapasan yang khusus dipakai dalam memadamkan api (self contained breathing apparatus/SCBA atau respirator).
Bahkan jumlah APD yang diberikan untuk petugas damkar kekurangan. Perlengkapan APD dimaksud adalah Helm Keselamatan, Sarung Tangan Tahan Panas, Sepatu Pemadam Kebakaran, Pakaian (baju dan celana) Pelindung Khusus.
BERITA TERKAIT:
Kebakaran Hebat di Simpang 4 Bahorok Langkat, Api Membakar Sejumlah Bangun Milik WargaKebakaran Bahorok Memakan Korban Jiwa & Hanguskan 6 Rumah Warga
Kebakaran Bahorok, Damkar Pemkab Langkat Langgar SPM 15 Menit Sampai Lokasi Sejak Terima Laporan
Kebakaran Bahorok, Jarak Tempuh Penyebab Utama Keterlambatan Damkar
Ini Bantuan Terbaik Pemkab Langkat untuk Korban Kebakaran Bahorok
Lelucon Negeri Bertuah, Bayar TPP Belasan Miliar Per Bulan Tapi Tak Mampu Tambah Armada Damkar
Kunjungi Korban Kebakaran, Ondim Janjikan 1 Mobil Damkar Standby di Bahorok
Rencana 1 Mobil Damkar Standby di Bahorok, Solusi Bijak Berpotensi Munculkan Kecemburuan Publik
Langkat Butuh 23 Mobil Damkar untuk Terapkan SPM 15 Menit sampai Lokasi Kebakaran
Estimasi Biaya Pengadaan 18 Mobil Damkar Langkat Rp 36 Miliar, 1 Kecamatan – 1 Unit Siaga
Tanpa Masker Pernapasan, Petugas Damkar Langkat Bertaruh Nyawa Padamkan Kebakaran

Dameka Putra Singarimbun ketika dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Langkat pada Jumat 17 Februari 2023 lalu. (axialnews)
Informasinya APD yang layak dipakai jumlahnya hanya 27 APD untuk dikenakan 80 lebih petugas damkar secara bergantian.
Saat ini ada 4 pos pelayanan damkar Langkat, terdiri dari pos mabes di Kecamatan Stabat, pos cabang di Kecamatan Selesai, Tanjungpura dan Sei Lepan.
Setiap pos memiliki tiga regu, maka totalnya dari 4 pos adalah 12 regu. Nah untuk jumlah setiap regu bervariasi.
Untuk regu di Mabes Kecamatan Stabat karena ada dua mobil damkar siaga maka jumlah petugas dalam satu regu 14 orang. Jadi 14 petugas x 3 regu = 42 orang petugas. Sedangkan APD yang diberikan hanya 3 APD di masing-masing regu, dengan totalnya 9 APD.
Sementara petugas yang tergabung dalam regu di pos cabang lebih sedikit karena hanya tersedia satu mobil damkar siaga. Jadi dalam satu regu berkisaran 5 sampai 7 orang petugas.
Estimasinya 3 pos cabang x 3 regu = 9 regu. Jika satu regu sedikitnya berjumlah 5 petugas, maka 5 orang x 9 regu totalnya 45 petugas dari 3 pos cabang damkar.
Sementara masing-masing pos pelayanan hanya diberikan 6 APD dibagi 3 regu, maka per regu hanya memiliki 2 APD.
“Setiap pos ada tiga regu bang, kalau di mabes karena mobil dua, satu regu ada 14 orang. Tapi di pos kecamatan, kan mobil satu, jadi setiap regunya ada yang 5 orang, 6 orang dan 7 orang, variasi jumlahnya,” ungkap seorang petugas damkar Langkat, belum lama ini.
“Untuk APD di mabes per regu yang jumlahnya 14 orang hanya dipasarkan (diberikan) 3 APD. Sedangkan di pos cabang, satu regu dengan jumlah petugas 5 – 7 orang di pasrahkan 2 APD. Jadi total semuanya 27 APD, ini kurang bang,” cetusnya.
Dirinya dan semua rekannya berharap, ada penambahan APD untuk masing-masing regu agar semua petugas dalam regu bisa mengenakan APD lengkap saat bertugas memadamkan kebakaran.(*)
Editor: Riyan