Sementara Trisnawati mengucapakan, terimakasih kepada Kapolda Sumut dan Kapolres Binjai atas atensinya. Dia berharap agar pihak kepolisian dapat secepatnya menemukan para pelaku yang sudah mengahabisi nyawa suaminya.
“Saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian pihak kepolisian atas tragedi yang menimpa suami saya, khususnya kepada Kapolda Sumut dan Kapolres Binjai. Saya harap peristiwa ini ditangani dengan seadil-adilnya,” pinta Trisnawati memohon.
Diberitakan sebelumnya, Darwin Sitepu (48), tewas dibakar hidup-hidup oleh sekelompok pria. Ketika itu, korban tengah duduk di sebuah gubuk di Dusun Kuta Jering, Desa Belintang, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Korban meninggal dunia dengan kondisi yang cukup mengenaskan.
Sekujur tubuhnya dilalap api dan jasadnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Sebelum dibakar Darwin, juga sempat dianiaya oleh para pria tersebut. Darwin sendiri memiliki tiga orang anak dan meninggalkan seorang istri yang tengah hamil.
Berita ini telah tayang dan dikutip dari idntimes.com berjudul “Kapolda Beri Bantuan Keluarga Korban yang Tewas Dibakar di Langkat”.